Macam-macam Jenis Tanaman Hias yang Cocok Hidup di Tempat Panas

Category: Uncategorized | No comments

Berbicara tentang tanaman hias, tentu ada banyak jenis tanaman hias yang dapat kita tanaman
dengan mudah di taman, atau halaman depan rumah dengan tujuan untuk semakin
memperindah lingkungan sekitar. Tanaman hias terbagai menjadi dua macam jenis yaitu
tanaman hias berbunga dan tanaman hias tidak berbunga.
Tanaman hias sendiri merupakan semua jenis tumbuhan atau tanaman, baik itu berbentuk
tanaman perdu, tanaman merambat, semak, terna, ataupun pohon yang memang sengaja
ditanam untuk menjadi pelengkap atau komponen sebuah taman, baik didalam ataupun diluar
ruangan.


Perlu Anda ketahui bahwa tanaman hias ini tidak selalu tanaman yang berbunga, namun
untuk bentuk, tampilan atau kesan keindahan dari tumbuhan itulah yang biasa dimanfaatkan
oleh kebanyakan orang.
Begitu pula dengan tanaman herbal alias tanaman obat, bahkan juga tanaman hortikulturan
jika mempunyai kesan yang sangat indah maka tanaman tersebut dapat dijadikan sebagai
komponen penting untuk semakin memperindah tampilan taman maupun lingkungan.
Tidak semua jenis tanaman hias cocok atau dapat tumbuh dengan baik dan subur di habitat
tertentu. Seperti misalnya hanya ada beberapa jenis tanaman hias yang hanya dapat tumbuh
dengan baik pada dataran tinggi yang memiliki hawa sesuk dan tidak bisa tumbuh secara
maksimal apabila di tanam pada dataran rendah yang sangat panas.
Berhubung negara Indonesia memiliki iklim topis yang pada umumnya berhawa sangat
panas, maka sebaiknya memilih jenis tanaman hias yang sesuai. Bagi Anda yang tinggal di
dataran rendah dengan hawa panas maka sebaiknya Anda menanam tanaman hias yang
mempunyai adaptasi cukup baik terhadap cuaca panas agar nantinya dapat tumbuh dengan
baik dan subur sesuai harapan.

Baca juga nih toko online tanaman terpercaya Jual Bibit Pinang 

Berikut ini kami akan memberikan beberapa contoh jenis tanaman hias outdoor yang cocok
dan sangat tahan terhadap cuaca panas ataupun hujan.

  1. Kaktus
    Habitat asli tanaman hias kaktus adalah daerah-daerah kering seperti pada gurun pasir.
    Tanaman ini bisa tumbuh dengan baik tanpa air sekalipun dalam jangka waktu yang cukup
    lama. Hal ini karena kaktus mempunyai akar yang panjang untuk dapat mencari air serta
    melebar penyerapan air dalam tanah.
    Air yang telah diserap oleh tanaman kaktus akan disimpan pada bagian dalam ruang di
    batangnya. Kaktus juga mempunyai daun unik yang berubah menjadi duri tajam sehingga
    bisa mengurangi penguapan air lewat daun. Inilah sebabnya mengapa tanaman kaktus bisa
    tumbuh dengan baik di daerah sangat panas dalam kurun waktu yang sangat lama tanpa air.
    Beberapa jenis tanaman kaktus yang banyak ditanam sebagai tanaman hias adalah sebagai
    berikut:
  2. Kaktus Centong (Opuntia Conchenilifera)

Tanaman hias kaktus centong (Opuntia cochneilifera) merupakan sejenis tanaman kaktus tas
yang termasuk ke dalam keluarga Cactaceae atau suku kaktus-kaktusan serta tergolong dalam
genus Opuntia.
Di Indonesia sendiri tanaman kaktus ini memang lazim disebut dengan kaktus centong atau
orang Jawa biasa meyebutnya dengan tentong. Sedangkan di Inggris, tanaman ini disebut
sebagai nopal cactus dan warm hand.
Batang utama tanaman kaktus centong ini sangat pendek dengan diameternya hanya 20 cm.
Bunga tanaman hias ini tersusun secara soliter, berkembang dari aeroles sepanjang bagian
tepi atas dan terlihat mempunyai banyak sekali sepal.
Mahkota bung tanaman hias ini memiliki banyak kelopak dengan warna merah dan pada
bagian dalam periantum ada banyak benang sari. Mahkota dan kelopak bunga menyatu untuk
membentuk suatu hypanthium. Bagian ovarum mempunyai lokus tunggal dengan banyak
biji. Buah dari tanaman ini merupakan buah beri yang berwarna merah.
Tanaman kaktus centong banyak tumbuh di lahan yang kering, pada hibatat manusia tanaman
hias ini sangat mudah tumbuh di area pekarangan rumah dan tegalan. Tanaman ini telah
terdistribusi sampai ke Meksiko, dan menyebar hingga ke seluruh wilayah tropis di belahan
dunia.

  1. Kaktus Panda (Kalanchoe tomentosa)
    Tanaman kaktus panda atau Kalanchoe tomentosa merupakan salah satu tumbuhan kaktus
    yang termasuk dalam jenis tumbuhan sukulen. Tanaman ini merupakan tanaman herba
    tahunan yang mempunyai tinggi sekitar 0,5 m. Daunnya berbentuk bulat dan agak panjang.
    Tanaman berbulu unu tersebut berasal dari wilayah Malagasi. Jenis kakus panda ini bisa
    tumbuh dengan baik di dataran tinggi dengan ketinggian mulai 600 sampai 1000 meter di atas
    permukaan laut. Kaktus panda ini lebih menyukai tempat yang cukup terbuka sebagai tempat
    untuk tumbuh.
  2. Kaktus Kubis (Echeveria glauca)
    Tanaman hias kaktus kubis merupakan spesies tanaman yang memiliki nama ilmiah
    Echeveria glauca. Kaktus kubis termasuk tanaman sukulen yang mempunyai bentuk sangat
    menarik seperti mawar dengan berbagai macam warna.
    Tumbuhan ini sudah banyak di hibridasi sehingga sudah memiliki banyak sekali varietas.
    Kebanyakan tanaman kaktus kubis tidak bisa tumbuh besar tetapi ada juga spesies yang bisa
    tumbuh menjadi tanaman semak sepanjang dua meter. Tanaman hias kaktus ini termasuk
    dalam family Crassaluacea yang bisa diperbanyak dengan stek daun.
  3. Kaktus Aggur (Sedum moganium)
    Tanaman hias kaktus anggur atau sedum morgaianum merupakan sejenis tanaman kaktus
    yang di Indonesia biasa disebut dengan ekor keledai. Di inggris, tanaman kaktus anggur
    terkenal dengan nama donkey tail dan Burro’s tail.

Kaktus angur merupakan tanaman berpembuluh dan bisa menghasilkan biji. Tergolong dalam
Magnoliopsida atau tumbuhan berkeping dua (dikotil). Memiliki daun yang berbentuk seperti
air mata dan tumbuhnya turun ke bawah. Tanaman ini bisa digunakan subjek gantung yang
baik.
Tanaman ini mempunyai bunga yang biasa muncul di akhir musim panas, bunganya indah
menggantung dan memiliki ukuran kecil. Untuk warna bunganya, ada yang berwarna kuning,
merah dan putih.

  1. Kaktus Ariocarpus
    Tanaman hias kaktus yang berasal dari family kaktus ini disebut sebut sebagai Raja Kaktus.
    Ada idiom yang menjelaskan bahwa kaktus ariocarpus merupakan lambang kemewahan dari
    tanaman anggota family Cactaceae.
    Keberadaan tanaman kaktus ini sudah sangat terbatas, terlebih tanaman yang telah mengalami
    mutasi. Seperti misalnya Ariocarpus retusus “cauliflower pelica beak”. Kaktus jenis ini
    memiliki bentuk mirip seperti kol bunga dengan permukaan tuberkel atau batang kaktus yang
    penuh dengan penuh tonjolan serta kasar.
    Airocarpus abnormal tersebut memiliki diameter yang mencapai 30 cm dengan tinggi 25 cm.
    Diameter ariocarpus semakin bertambah paling cepat 1 cm per tahun. Hal ini berarti umur
    kaktus tak berduri tersebut adalah 30 tahun.
  2. Kaktus Golden Barrel
    Sama halnya dengan jenis kaktus pada umumnya, Golden Barrel hanya mampu bertahan
    hidup di wilayah bertemperatur cukup tinggi. Minim temperatur yang bisa memungkinkan
    mereka beratahan hidup yaitu 12 derajat celcius dan perlu diterangi cahaya matahari
    langsung.
    Memiliki bunga yang berbentuk bulat dan agak besar yang sangat mirip dengan buah
    semangka, hanya ditumbuhi oleh duri-duri kecil dan bagian pucuknya ada bulu yang
    berwarna kuning. Bulu kuning tersebut berasal dari bunga kaktus yang ada di tengah
    lingkaran, memiliki ukuran empat hingga lima cm.
  3. Kaktus Echinofossulocactus
    Kaktus jenis ini memiliki batang berwarna hijau agak tua dan dikeliling oleh duri tajam yang
    mencolok. Pertumbuhannya bisa dibilang lamban karena untuk bisa mengeluarkan bunga
    yang indah membutuhkan waktu kurang lebih 3 tahun.
    Bunganya sangat cantik dan memiliki beragam warna sesuai dengan jenisnya, seperti
    Echinofossulocactus telli memiliki warna bunga merah, Echinofossulocactus phyllancactus
    memiliki warna bunga kuning, dan Echinofosuulocactus captonogonous memiliki warna
    bunga putih.
  4. Tanaman Hias Cemara

Dari sekian banyaknya tanaman hias yang bisa beradaptasi dengan baik di tempat panas,
cemara merupakan salah satunya. Ada banyak sekali jenis tanaman hias cemara ini yaitu
kurang lebih 70 jenis. Sebagian besar ada di belahan bumi selatan, khususnya di daerah tropis
dunia lama termasuk Australia, Kepulauan Pasifik, dan Indo-Malaysia.
Cemara adalah sejenis tumbuhan hijau yang seringkali dianggap tusam karena memiliki
ranting yang beruas dengan dahan besar seperti jarum, dan buahnya sangat mirip dengan
runjung kecil. Nmaun kenyataannya cemara bukan termasuk Gymospermae, sehingga
memiliki bunga, baik itu jantan ataupun betina. Berikut ini adalah beberapa jenis tanaman
cemara yang banyak digunakan sebagai tanaman hias.

  1. Cemara Natal / Cemara Pua-pua
    Tanaman hias cemara pua-pua ini menjadi salah satu jenis cemara yang paling banyak diburu
    di kota Jakarta dan Bandung, bahkan sudah menjadi pohon primadona disana. Hal ini karena
    pohon hias cemara ini biasa digunakan pada ritual-ritual tertentu seperti natal.
    Saat natal tiba, maka sudah pasti pemakaian pohon cemara pua-pua ini semakin meningkat
    karena digunakan untuk acara natal. Cemara pua-pua ini biasa ditanam dalam sebuah wadah
    seperti pot sebagai pelengkap ornamen halaman dan taman.
  2. Cemara Udang (Casuarina equisetifolia)
    Cemara udang atau casuaina equisetifolia ini merupakan salah satu jenis pohon cemara yang
    sangat cocok untuk dijadikan sebagai bonasi. Pohon ini bisa ditemukan dengan mudah di
    sepanjang Pantai Lombang serta Pantang Slopeng.
    Cemara udah merupakan tanaman yang mempunyai daun berujung lancip seperti jaum dan
    mempunyai batang cukup besar dan keras. Masyarakat Legung yang berada di sekitar Pantai
    Lombang, Sumenep, Madura yakin bahwa tanaman ini berasal dari negara Cina. Memang
    tanaman ini juga ada banyak di Cina.
  3. Cemara Kipas (Thuja orientalis)
    Cemara kipas di Indonesia juga biasa disebut dengan Cemara Medan. Tanaman cemara ini
    merupakan jenis cemara yang memiliki daun berwarna kuning cantik yang tumbuh
    menyamping. Jenis cemara yang satu ini sangat tahan terhadap cuaca panas dan bisa tumbuh
    tinggi mencapai ketinggian beberapa meter.
  4. Cemara Angin (Casaruna junghuhniana)
    Tanaman cemara angin (Casuarina Equisetifolia atau Casaruna junghuhniana) merupakan
    jenis cemara yang dapat tumbuh dengan baik di semua wilayah di Indonesia. Tanaman
    cemara ini membutuhkan sinar matahari secara penuh dan akan sangat cocok ditanam di
    daerah panas, tetapi juga harus disiram supaya subur. Bisa tumbuh tinggi hingga mencapai
    ketinggian 5 meter lebih, daunnya agak tipis dan lembut, sangat mudah bergoyang apabila
    tertiup angin.
  5. Cemara Inoki

Tanaman cemara Inoki mempunyai warna daun agak kuning, tumbuh menyamping dan tidak
tinggi. Tanaman ini banyak dijumpai di area taman atau halaman depan rumah sebagai border
taman. Dapat tumbuh dengan baik di daerah sangat panas dan membutuhkan cahaya matahari
secara penuh.

  1. Tanaman Hias Thunbergia
    Daya tarik utama dari tanaman hias ini adalah bunganya yang sangat cantik dan indah.
    Thubergia mampu bertahan hidup di segala cuaca panas dan membutuhkan cahaya matahari
    secara penuh supaya rajin berbunga. Tumbuh merambat sehingga sangat cocok ditanam
    sebagai ornamen pada taman vertikal atau taman canopi. Memiliki bunga yang menjuntai
    sangat indah berwarna ungu atau putih.
  2. Tanaman Hias Bougenville (Bunga Kertas)
    Bunga ini mempunyai berbagai macam warna yang sangat unik dan lebat seperti merah, pink,
    oranye, dan ungu. Jika sudah tua, batang tanaman bugenvil ini akan menjadi keras. Maka dari
    itu, perlu dilakukan trim supaya bentuknya tetap indah. Tanaman hias ini tidak membutuhkan
    perawatan secara khusus dan pemeliharaannya sangat mudah.
    Beberapa jenis tanaman bougenville yang banyak ditanam adalah gold rush, californio gol,
    bambino baby allison, after glow, bambino baby lauren, bambino baby victoria, coconut ice,
    cherry blossom, alexandra, bambino majik, dan barabara karst.
  3. Tanaman Hias Bunga Kamboja
    Bunga kamboja ini pertama kali dibawa ke negara Indonesia oleh bangsa Belanda dan
    Portugis yang dimana kedua negara tersebut sangat peduli terhadap lingkungan dan menyukai
    alam tropis.
    Sedangkan bunga kamboja asli Indonesia adalah kamboja yang memiliki warna putih sangat
    indah dan bagian dalamnya berwarna kuning dimana pada kuntumnya tidak terbuka secara
    penuh dan memiliki ukuran kecil. Bunga kamboja bisa tumbuh dengan subur pada dataran
    rendah hingga ketinggian 700 meter, tetapi secara umum tanaman ini dapat tumbuh dengan
    baik di semua tempat.
  4. Tanaman Hias Sanseveria atau Lidah Mertua
    Tanaman hias ini berdaun tebal dan mempunyai kandungan air sukulen sehingga sangat tahan
    terhadap kekeringan. Warna daun Sanseveria ini sangat beragam seperti hiau muda, perak,
    hijau abu-abu, hijau tua, dan warna kombinasi hijau kuning atau putih kuning.
    Keistimewaan tanaman ini adalah mempunyai daya adaptasi yang tinggi terhadap
    lingkungan. Sanseveria alias lidah mertua merupakan marga tanaman hias yang sangat
    populer sebagai penghias dalam rumah karena tanaman ini bisa tumbuh dengan baik dalam
    kondisi minim cahaya matahari dan sedikit air.
  5. Tanaman Hias Palem

Palem merupakan tanaman hias yang berbentuk pohon, perdu, atau semak dengan batang
yang sangat jarang bercabang dan tumbuh tegak menghadap atas. Akarnya mulai umbuh dari
bagian pangkal batang yang memiliki betuk silinder, kurang bercabang namun biasanya
tumbuh sangat banyak dan padat.

  1. Jengger Ayam
    Dinamankan jengger ayam (Celosia cristata) karena memang tanaman ini mempunyai bentuk
    bunga yang hampir menyerupai jengger ayam. Mempunyai kemampuan beradaptasi dengan
    sangat baik di tempat panas.
    Tanaman ini banyak tumbuh di daerah Sulawesi dengan memiliki banyak sebutan seperti
    sapiri manu, tatara manuk, langgelo, bunga api-api, kaputi ayam, bunga lali manu, rangrang
    jangan, dan puwa ri sawito.
  2. Tanaman Hias Agave
    Tanaman hias agave merupakan tanaman hias yang memiliki bentuk duri. Bentuk daun serta
    corak istimewa yang dimilikinya lah yang menjadi daya tarik utama bagi para kolektor agave.
    Ini karena sosok gave pada umumnya sangat seragam : daun yang tersusun roset, berbentuk
    oval dengan bagian ujung yang lancip dan berwarna hijau.
    Disebut demikian karena daun yang semula sedikit pipih dengan ujung lancip berubah
    menggembung seperti kubus. Tepi daunnya diselimuti oleh duri-duri yang mungil, bagian
    ujung daun dilengkapi dengan duri panjang yang berwarna merah. Tanaman ini dapat tumbuh
    dengan baik di daerah panas dan mampu bertahan hidup hanya dengan sedikit air.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>